Ilmu kanuragan asli Indonesia yang menciptakan para jawara dan hanya 7 yang tersisa

1. Leak bali


Ilmu leak di bali merupakan ilmu kerohanian yang sangat kuno yang pada awalnya digunakan untuk mencari pencerahan dengan mendekatkan diri kepada sang khalik. Namun banyak sekali ilmu putih yang disalah gunakan oleh sang pemiliknya sehingga ilmu leak tersebut dirasuki oleh siluman jahat. Penguasaan terendah dari ilmu ini adalah sang empunya ilmu bisa berubah wujud menjadi sosok binatang yang sangat mengerikan.
Lelakut berubah seperti sebuah kadal besar berbadan hitam berkepala manusia berwajah besar dan sangat menyeramkan. Rambutnya panjang terurai dengan mata bulat berwarna merah. Giginya panjang menjuntai dengan ekor berwarna seperti ular.
Berubah menjadi Bebae sejenis kambing berwarna putih mulus telinga panjang menjulur menjuntai sampai ketanah dan masih banyak lagi.

2.Ilmu Bandung bondowoso 


Bandung bondowoso dikenal karena kisah loro jonggrang, dikisahkan bahwa Bandung Bondowoso mampu memerintahkan jin untuk membangun candi Prambanan dalam satu malam.

Ilmu milik bandung bondowoso ini dipercaya dapat mengangkat benda-benda yang sangat berat tanpa menggunakan bantuan alat lain. Dipercaya juga bisa memantulkan benda-benda tajam sebelum menyentuh sang empunya ilmu. Yang juga dikenal karena memiliki ilmu yang mematikan ini adalah   Bima

3. Pancasona


Ilmu kesaktian yang dipercaya dapat memberikan keabadian. Dipercaya bisa memberikan kemampuan untuk melindungi sang pemilik dari senjata tajam, ledakan percikan api bahkan kebal senjata api. Pancasona merupakan salah satu ilmu hitam. Pada jaman dahulu ilmu ini banyak diamalkan untuk melindungi diri dari serangan senjata penjajah. Bahkan sang pemilik ilmu ini akan hidup kembali jika kepalanya menyentuh tanah hingga diblitar ada makam gantung dari sang pemilik ilmu pancasona yang meninggal pada tahun 1905.

 Ada juga yang mengatakan tubuh sang pemilik harus dipisahkan oleh aliran sungai agar ilmunya bisa pudar. Namun tidak sembarang orang bisa mempelajari ilmu ini.

Bahkan ada anjuran untuk dilarang menikah bila ingin memiliki ilmu ini. Hingga saat ini ilmu kebal ini masih banyak digunakan orang untuk membentengi dirinya untuk melakukan kejahatan. Seseorang yang sanga terkenal yang memiliki ilmu ini adalah eyang joyodigo. Eyang Joyodigo adalah salah satu pemilik ajian pancasona yang terkenal karena makamnya dalam posisi menggantung, makam ini terletak tidak jauh dari makam bung karno, sehingga tidak sedikit peziarah yang pergi kemakam gantung yang berlokasi di Blitar ini.

4. Brajamusti


Ada sumber yang menyebutkan bahwa pemilik dari ajian ini adalah Gatotkaca sang empunya otot kawal tulang besi. Orang yang memiliki ajian ini dipercaya dapat memperoleh ilmu kekebalan yang luar biasa.

Selain ilmu kebal juga ternyata pemilik ajian sakti ini dapat memiliki pukulan tinju dan tendangan yang sangat mematikan. Bahkan katanya orang tersebut bisa kehilangan nyawanya atau bisa sangat menderita didalam hidupnya maupun kelumpuhan .

Baca juga

7 Faktor penting dalam pertunjukan wayang yang mungkin anda belum tahu

5. Lebur Sakethi


Dikenal karena ilmu ini merupakan sebuah ilmu yang mampu membunuh dan meleburkan jin serta setan jahat yang menaunginya. Selain itu ajian ini dikenal bisa menyembuhkan penyakit akibat tenung, guna-guna, santet dan semacamnya.

Orang yang memiliki ajian Lebur sakethi sangat ditakuti oleh jin-jin dan mahluk halus. Karena sang empunya ilmu dapat dengan mudah meleburkan mahluk halus dengan ajiannya tersebut.


6. Saifi angin


Sesuai dengan namanya pemilik ajian ini dapat bergerak secepat angin. Bahkan bisa menuju tempat lain dalam hidungan detik.

Ada yang mengatakan bahwa pemilik ajian ini bisa membuat pemiliknya terbang kemana saja dan berpindah dalam sekejap mata. Konon ajian ini dimiliki oleh para wali agar dapat berpindah sewaktu-waktu untuk melakukan syiar agama. Namun pada masa kini ilmu ini sangat langka dan sangat susah untuk didapatkan.

7. Rajah Kalacakra


Ilmu ini dipercaya merupakan ilmu pamungkas yang dapat mengalahkan lawan-lawan yang sakti. Baik golongan manusia mauoun mahluk halus seperti bangsa jin dan siluman. Kaberadaan ilmu ini bisa dilihat oleh mata batin karena Rajah Kalacakra ini berpedar atau bersinar didada sang pemilik ajian.

Pemilik Rajah Kalacakra dipercaya memiliki hidup yang nyaman karena ilmu Rajah Kalacakra ini bersifat positif sehingga sang empunya ajian ini jalannya lurus sesuai keberkatan Tuhan

Ngono yo ngono ning ojo ngono

pepatah jawa
ngono yo ngono ning ojo ngono

Gitu ya gitu tapi jangan sampai keterlaluan.


Nakal ya nakal tapi jangan sampai kebangetan.
Pepatah ini mengajarkan apabila kita melakukan perbuatan buruk jangan sampai keterlaluan hingga merugikan banyak pihak, haruslah juga memperdulikan kepentingan orang lain.

Misalnya ada kerabat jauh yang singgah kerumah sanak keluarganyanya kebetulan memiliki anak kecil. Sepeninggalnya dari sana rumah acak-acakan bahkan meninggalkan setumpul pakaian kotor di kediaman sang empunya rumah. Ada baiknya jika kita memiliki bekal pengetahuan  yang baik agar bisa berguna bagi orang lain dan dengan kehadiran kita memberikan kebahagiaan dan kenyamaan.

Hingga orang lain akan merasa senang dengan kehadiran kita dimanapun kita berada.

Yen wedi ojo wani-wani, yen wani ojo wedi-wedi

Pepatah jawa
Kalo brani jangan takut, Kalo takut jangan sok brani


Pepatah ini mengajarkan kita agar kita jangan ragu-ragu dalam memutuskan sesuatu. 

Jika takut jangan brani-brani,Jika brani jangan takut-takut.
Jika kita sudah memutuskan untuk melakukan susuatu maka lakukanlah hingga tuntas.

Niscaya apa yang kita lakukan itu akan sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Tapi jika kita merasa ragu untuk melakukan sesuatu maka jangan dilakukan karena keraguan merupakan permulaan yang gagal.
Orang yang memiliki pendirian adalah orang yang tidak pernah ragu-ragu dalam melakukan sesuatu yang benar.

Anak polah bapa kepradah

Anak polah bapa kepradah, Pepatah jawa
Anak polah bapa kepradah

Tingkah polah anak orang tua ikut merasakan akibatnya.

 Baik buruknya kelakuan sang anak, maka orang tua adalah orang pertama yang merasakan akibatnya.Tetangga saya yang kanan anaknya pintar bisa mendapatkan beasiswa hingga pergi belajar keluar negri.

Tentu saja orangtuanya sangat bangga kepada anaknya tersebut. Setiap kali mereka pergi mereka akan selalu menceritakan keberhasilan study anak mereka diluar negri.

Tetapi sebaliknya tetangga saya yang sebelah kiri anaknya sangat bandel sudah 2x kluar masuk penjara karena kasus pencurian. Dan kemanapun orang tuanya pergi mereka selalu mendapatkan cemooh karena tingkah laku anaknya yang menggangu. Tapi kedua orang tua itu memiliki satu persaamaan. Mereka selalu mencintai anak-anaknya baik maupun tidak baik.

Manakan yang lebih menguntungkan?

Tentu saja orang tua dengan anak yang bisa membahagiakan orang tuanya. Karena dia sudah memeberikan balas budi yang setimpal dari setiap didikan dan setiap pengertian yang diberikan oleh orang tuanya. maka jadilah pribadi yang bisa membahagiakan orang tua anda.

Mangan ora mangan ngumpul

makan tidak makan kumpul
Mangan ora mangan ngumpul
Suatu pepatah yang dipopulerkan oleh grup musik yang sama-sama kita tahu,Slank.

Makan gak makan asal kumpul.


Pepatah ini mengajarkan baik susah atau senang ada baiknya kita selalu berkumpul dengan seluruh anggota keluarga. Berkumpul untuk saling mendekatkan dan mendapatkan rasa tentram serta rasa aman. Perasaan nyaman itu salah satu hal yang tidak bisa dibeli dengan uang. Bahkan banyak sekali orang-orang kaya yang makan dengan perasaan was-was.

Banyak sekali orang kaya yang tidak bisa merasakan nyaman dan aman didalam hidupnya.

Orang yang berbahagia adalah orang yang mendapatkan rasa perhatian dan kasih sayang dari banyak orang. Meskipun dalam keadaan susah, pasti senang rasanya bahwa seluruh anggota keluarga dalam keadaan aman dan saling mengasihi.


Jaman iku owah gingsir

Jaman itu terus berubah,pepatah jawa
Jaman iku owah gingsir

Jaman itu terus berubah. 


Saya lahir pada tahun 1980an dan saya sangat beruntung bisa bermain engklek, benthik (permainan dengan menggunakan sebatang kayu yang dipukul)berkumpul ramai-ramai di lapangan untuk menonton layar tancap dengan seluruh warga desa.

Dahulu dengan uang 50 rupiah saya bisa mendapatkan dua buah makanan ringan. Menunggu waktu pulang sekolah untuk bermain gameboy yang diikat dengan tali dengan harga Rp.100 untuk 3 kali main. Sungguh pengalaman masa kecil yang luar biasa.
Tapi jaman terus berubah.

Dahulu orang bisa punya sepeda dan tiap sore berkeliling komplek saja sudah hebat. Jika ada yang naik sepeda pasti dibelakangnya ada teman-temannya yang berlarian sambil bersorak-sorak kesenangan sambil mengejarnya. Pengalaman adalah guru yang sangat berharga. Roda itu terus berputar seiring jaman.

Selanjutnya:    

sapa nandur bakale ngunduh

Pepatah ini menghimbau bahwa kita harus menghargai waktu. Tidak ada yang lebih canggih dimasa kini. Karena hari ini adalah masa lalu diesok pagi, karena saat ini adalah waktu yang harus kita usahakan sebaik mungkin.Seiring jaman yang terus berubah, seiring waktu yang terus berlalu. Kita harus selalu menjadikan hidup kita bermakna untuk orang lain, karena teknologi selalu berkembang, kita tidak akan pernah tahu bagaimana masa tua kita berlalu. Satu hal yang tidak akan pernah berubah yaitu Tuhan dan segala kelimpahannya.

Dumadining sira iku lantaran anane bapak piyung ira

Pepatah jawa kuno
dumadining sira iku lantaran anane bapak piyung ira
Terjadinya dirimu itu adalah melalui adanya bapak dan ibumu.

Memang kita lahir tentu saja melalui kedua orangtua kita.

Pepatah ini mengajarkan kita agar selalu mengingat kodrat darimana kita dilahirkan. Jangan sampai kita lupa bahwa orang tua memberikan sumbangsih paling besar bagi kita. Dengan perawatan dan kasih sayangnya semenjak kita lahir menjadikan kita dewasa, dan bisa menentukan jalan hidup yang kita tempuh.

Tanpa mereka kita tidak akan terlahir kedunia. Walaupun kita tidak bisa meminta dari siapa kita dilahirkan tetapi sewajarnya kita mengerti bahwa hidup perlu perjuangan. Banyak sekali orang-orang yang melawan orang tuanya. Bahkan membunuh orang tua kandungnya siapa yang harus disalahkan?
Pendidikan itu penting, moral itu sangat penting.

Pola pikir dan pemikiran yang salah dapat berakibat buruk bagi kita. Tentu semuanya tidak lepas juga dari perhatian dan pola didikan orang tua.

Pepatah ini mengajarkan kita bahwa adanya kita ada karena kedua orang tua kita, dan kita wajib memberikan balas budi kepada mereka dengan perhatian dan kasih sayang hingga mereka menutup usia. Jangan sampai kita sia-siakan kebaikan mereka dengan mengabaikannya apalagi durhaka kepada mereka. Sangat besar dosanya.

Cakra manggilingan

Roda itu terus berputar


Hidup itu bagaikan roda yang terus berputar. Karena roda itu bulat, roda akan terus berputar tidak peduli aral hambatan, baik itu jalan mulus atau berlubang.

Roda itu ibarat waktu, waktu tidak perduli dengan keadaan kita baik senang atau susah, waktu akan terus berjalan. roda akan berada di atas dan dibawah.

Pada saat kita berada diatas kita akan mengalami suatusukacita yang luar biasa, begitupun sebaliknya apabila roda itu berputar kebawah. Ada saatnya kita jatuh terpuruk didalam roda kehidupan.

Selanjutnya :

Dumadining sira iku lantaran anane bapak piyung ira


Nikmatilah segala jerih payah dan segala keadaan ingatlah susah dikala senang dan senang dikala susah. Agar segala sesuatu dapat berimbang. Jangan pernah mencela orang yang sedang berada dibawah dan selalu ingat bahwa roda itu berputar, kita tidak akan pernah tau apa yang akan menunggu kita esok atau lusa diujung roda kehidupan. Selalu berjaga-jaga dan berdoa senantiasa.


Alon-alon waton kelakon


pelan-pelan asal sampai
alon-alon waton kelakon

Biar lambat asal selamat

Suatu pepatah yang sangat melekat pada orang jawa. Bertindak pelan-pelan asal berhasil. Maksud pepatah ini jika kita melakukan sesuatu tidak perlu terburu-buru. Tidak perlu kesusu, tidak perlu grusa-grusu. Mencermati masalah dengan baik, menimbang segala sesuatu baru melakukannya kemudian.


Karena keberhasilan adalah hasil dari perencanaan yang matang niscaya hasil tidak akan pernah menghianati usaha.

Selanjutnya:

Gusti iku cedhak tanpa senggolan adoh tanpa wangenan


Apapun yang kita lakukan akan ada akibatnya. Maka akan lebih baik bila segala sesuatu yang akan kita lakukan sudah kita pertimbangakan baik buruknya untuk kelangsungan hidup dimasa yang akan datang.Jika sesuatu kita lakukan tanpa pertimbangan seringkali hasilnya akan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kadang kala jika kita terburu-buru pasti ada saja yang kita lewatkan karena tidak melakukan perencanaan yang baik.

Kuthuk marani sunduk

pepatah jawa
kuthuk marani sunduk

secara sengaja menghampiri marabahaya 

Secara luas arti dari pepatah ini adalah mendatangi bahaya atau mendatangi hal yang bisa membuatnya celaka.
Kuthuk adalah sejenis ikan gabus atau catfish adalah jenis ikan air tawar yang berbadan panjang. Sundhuk sendiri adalah seruas bambu yang panjang yang digunakan untuk memanggang ikan. Jadi pepatah ini berarti ikan tersebut mendatangi kematiannya sendiri.

Namun bila pepatah itu ditujukan untuk manusia sama artinya bila ada seseorang yang tidak bisa berenang tapi dia berani bermain disekitar sungai tanpa orang yang mendampinginya dan tiba-tiba terperosok jatuh kedalam sungai yang dalam lalu meninggal.
Atau seorang pekerja konstruksi yang tidak mengenakan tali pengaman saat sedang bekerja, tiba-tiba pada saat sedang di area ketinggian terpeleset dan jatuh.Intinya orang itu mendatangi kesialannya sendiri

Selanjutnya :

Ajining rogo


Semar

Tokoh wayang jawa
Semar
Aslinya adalah panakawan bukan punakawan. Panakawan berasal dari bahasa arab tapi bukan arab asli tapi sudah bercampur arab-jawa. Asalnya dari bahasa Arab "fana" + "a wan". fana artinya tan rumangsa ana, cara jawanya dipanggil "a wan itu " artinya teman seperjuangan.

Asal dari kata panakawan adalah "tan rumangsa ananning diri wang sarwa pinunjul, kajaba mung mingaka kanca sing kudu leladi marang para kadang nunggal golongan utawa nunggal bangsa".

Nama aslinya adalah "ismar" yang akhirnya dalam pengucapan jawa berubah menjadi Semar. Pengucapan bahas jawa "is" pasti berubah menjadi "se". sebagai contoh iskak jadi sekak, Istambul jadi setambul, Ismangun jadi Semangun

Ki Lurah Semar Badranaya, merupakan perlambang dari KARSO. Karso atau keinginan yang kuat untuk menciptakan sesuatu. Ki Lurah Semar memiliki tiga orang anak, yaitu Gareng , Petruk dan Bagong. Semar sebenarnya adalah perwujudan dari Dewa. Yang juga terkadang menjadi Batara Menikmaya atau Batara Guru yang merupakan raja dari paradewa. Menjadi teman seperjuangan terkadang Semar malahan memilih untuk tidak menunjukkan wujud aslinya. Semar malah memilih untuk menjadi pelayan.

Fisiknya memiliki mata yang sipit menandakan sifatnya yang teliti dalam menangani masalah. Jari telunjuknya seolah menuding . Ia disegani baik oleh kawan maupun lawan.

Bagong

Tokoh wayang,Bagong
Bagong
Merupakan anak ketiga dari Ki Lurah Semar . merupakan perlambang dari wujud KARYA.
Bagong merupakan perwujudan dari manusia sejati yang memiliki kelebihan dan juga memiliki kekurangan.

Secara filosofi bagong merupakan anak perwujudan bayangan dari Ki Lurah Semar. Pada waktu itu Ki Lurah mendapatkan tugas untuk mengawal para ksatria. Ia pun lalu meminta kepada sang Hyang Manon untuk diberikan seorang teman .

Lalu dikabulkannyalah permintaan Ki Semar tersebut dan ternyata teman tersebut tak lain adalah bayangan Ki Semar sendiri, sehingga temannya tersebut tentu saja berperawakan gelap dan hitam.Sehingga ia pun diberi nama Bagong.

Tokoh bagong memiliki karakteristik humor, bibirnya tebal dan memble,matanya lebar, bertubuh bulat dan tambun serta membawa senjata berbentuk kudi.

Seperti layaknya Ki Semar sendiri bayangannya tersebut memilik watak yang sabar dan lugu humoris, memiliki sifat yang sedikit lancang dan berlagak bodoh, namun memiliki ketabahan hati yang sangat luar biasa.

Oleh karena itu Bagong selalu disayang oleh para ksatria dan prajurit serta majikannya.

Aturan berbicara dalam subasita jawa

Pertama ,Tata krama jawa tidak memperbolehkan kita untuk berbicara dengan keras apalagi jika lawan bicara posisinya berada dekat dengan kita.

Kedua, Berbicara dengan berbisik-bisik karena akan disangka menggosipkan orang lain yang ada disekitar kita, maka alangkah baiknya jika kita bicara keluar ruangan agar orang lain tidak tersinggung.

Ketiga, Jangan berbicara sambil tertawa, boleh tertawa karena lucu tetapi seharusnya yang tertawa adalah lawan bicara kita.

Keempat, Tidak boleh berbicara celometan didepan orang tua dan wanita. Disebutkan bahwa wanita boleh mengusir  laki-laki yang berbicara celometan 

Kelima, Tidak boleh multitafsir di depan wanita. Multitafsir disini artinya tidak boleh ada rahasia yang berkonotasi buruk bagi orang lain.

Keenam, Memotong pembicaraan orang lain. jadi cobalah untuk memberikan lawan bicara kesempatan untuk menyelesaikan ucapannya barui kemudian kita memberikan sanggahan akan ucapannya tersebut.  Memotong perkataan apalagi mengambil alih topik pembicaraan bukan merupakan sesuatu yang baik. segeralalah meminta maaf apabila sudah terlanjut memotong pembicaraan.

Selanjutnya

Aturan berbicara dalam subasita jawa