Showing posts with label Kamu harus tahu. Show all posts
Showing posts with label Kamu harus tahu. Show all posts

Makna Hari bagi orang jawa

makna hari orang jawa keren


1. SENEN

Tegese ojo bosen marang unen-unen

Unen-unen wong jowo seng kang biso kanggo tuntunan marang kauripan
Jangan pernah bosan dengan kesulitan. Karena tuntutan hidup adalah pengetahuan.

2.SELOSO

Ngamal marang sopo-sopo

wong ngamal iku ora tau pilih-pilih ora pandang karo sopo
Jika kita beramal baiklah kita tidak pernah memilih untuk siapa kita beramal. Bersikap baiklah kepada semua orang.Karena pada hakikatnya semua manusia adalah sama dihadapan Tuhan.

3.REBU

Karepo sinau ben ora bodo

mumpung iseh urip ditlateni anggone luru ilmu, mergo ngaji iku penting ojo seng penting ngaji
Rajinlah belajar supaya pintar. Selagi kita masih hidup baiklah kiranya mencari ilmu dan pengetahuan , karena belajar itu penting dan karena menuntut ilmu itu penting ,bukan yang penting belajar dan yang penting menuntut ilmu.

4.KEMIS

Luwih becik mingkem tinimbang lamis

ojo sok ngumbar omongan kelawan wong liyo, ojo sok ngrasani tonggo
Lebih baik diam daripada banyak bicara. Jangan suka mengumbar dan membesar-besarkan masalah. Jangan suka omong besar. Dan juga menggosipkan tetangga.

5.JUMAT

Jumbuhno lelakon karo kekarepan / niat

Yen nduwe cita-cita kudo dungo supoyo kekarepan ne biso leksono
Bertekad bulatlah ketika kita memiliki keinginan. Dengan hati yang bulat ketika kita memiliki cita-cita hendaklah diiringi dengan doa supaya keinginan bisa terlaksana.

6.SABTU

Insapo marang barang seng wes kewetu

Sak bejo-bejone wong edan luwih bejo wong kang eling kelawan waspodo
Seberuntung-untungnya orang gila lebih beruntung orang yang selalu ingat dan waspada.

7.MINGGU

Minggiro barang seng olo,lakonono barang seng rahayu

Seng apik ayo podo dilakoni
Hindarkanlah segala yang tidak baik karena hasilnya juga akan tidak baik.
Mari giatkanlah sesuatu yang baik dilakukan, niscaya hasilnya juga akan baik.

Mitos sejarah pulau jawa ternyata ada hubungannya dengan kesaktian Ki Semar Badranaya.

Rajah Kalacakra, Jawa  keren

Setelah Aji Saka melempar Raja pemakan manusia keujung pantai selatan, Aji Saka lalu membuat aksara hanacaraka lalu diapun menjadi Raja dan memilih untuk terus melalukan pengembaraannya.

Kisah Aji Saka baca disini :

awal aksara hanacaraka

Aji Saka  didalam pengembaraannya menyadari adanya ketidak stabilan yang terjadi ditanah jawa. Sering sekali terjadi bencana alam dan selalu saja ada manusia yang meninggal. Usut punya usut hal ini dikarenakan oleh kehadiran Semar, Petruk, Gareng dan Bagong yang lebih dikenal sebagai sebutan panakawan, yang disebutkan pada jaman dahulu adalah berupa mahluk halus yang sakti luar biasa. Karena kesaktian dan keberadaan panakawan maka pulau jawa pada jaman dahulu tidak dapat ditinggali oleh manusia.  Keberadaan mereka mengganggu kestabilan pulau jawa karena mereka mendiami ujung timur sampai ujung barat pulau jawa.  Kemudian Aji saka menumbali tanah jawa agar dapat mulai dihuni oleh umat manusia. Aji Saka kemudian memberi Rajah dan doa di suatu tempat dipulau jawa.

Dan ternyata rajah juga mempunyai masa akhirnya, seiring berkembangnya pulau jawa dan semakin ramainya penduduk dimuka bumi. Rajah milik Aji Saka kemudian habis. Lalu mulailah lagi terjadi bencana dan kematian dimana-mana, kepanikan pun terjadi dimana-mana karena darah mulai tertumpah dimana-mana. Kemudian datanglah Waliyulloh bernama Syekh Subakir. Menyadari adanya kejadian yang mulai tidak masuk akal Syekh Subakir kemudian membuat Rajah pengganti Rajah milik Aji Saka untuk membuat kestabilan di pulau ini.Dan Rajah itu diberi nama Rajah Kolocokro yang diletakkan gunung Tidar.Dan akhirnya kedamaian pun berlanjut di pulau kita tercinta ini.

Jauh setelah itu datanglah Waliyulloh penerus berikutnya dan banyak lagi mereka mulai berdatangan kepulau jawa. Dan salah satunya adalah sunan Kalijogo. Dan sejarah mengatakan serta membuktikan bahwa Sunan Kalijaga merubah persepsi ketakutan  rakyat tentang Semar, Peruk,Gareng dan Bagong serta Togog. Sunan Kalijaga mengubah persepsi Semar dan kawan-kawan sebagai mahluk halus menjadi sosok tokoh pewayangan yang bernama Panakawan yang akhirnya berubah lafal menjadi Punakawan. Merubah sosok yang sangat ditakuti menjadi tokoh yang disegani oleh rakyat dipulau jawa. Hal ini dilakukan sehingga segala sisi dan sifat negatif akan berubah berangsur-angsur menjadi positif sesuai dengan pola pikir dan kebiasaan yang kita jalani sebagai budaya turun temurun.


Filosofi angka yang luar biasa didalam bahasa jawa


Ternyata ada makna dibalik penyebutan angka dalam bahasa jawa

Misteri ini hanya sampai angka 60.

Angka 11 disebut sewelas bukan sepuluh siji, angka 12 disebut rolas bukan disebutkan dengan sepuluh loro, angka 13 disebut telulas bukan sepuloh telu. Begitu seterusnya sampai angka 19 yang disebut songolas bukan sepuluh songo. Mengapa angka 11 - 19 disebutkan dengan welasan pukan puluhan.
Karena pada umur 11 sampai 19 adalah masa akil balig dalam masa tumbuh, Waktu dimana kita mengenal lawan jenis dan berinteraksi dengan lingkungan sosial .Masa- masa dimana diperlukan perhatian khusus dari orang tua untuk dapat menuntun pola pikir yang masi labil dalam menghadapi kehidupan sosial. Kenapa welasan bukan puluhan, karena pada usia 11 sampai 19 dibutUhkan rasa welas asih atau belas kasih itu sebabnya bahasa jawa disebutkan secara welasan. Keren ya?

Angka 21 dua puluh satu bukan disebut rongpuluh siji tetapi selikur, Angka 22 bukan disebut rongpuluh loro tetapi rolikur, Angka 23 bukan disebut rongpuluh telu tetapi telulikur begitu seterusnya sampai angka 29 yang bukan disebut rongpuluh songo tetapi songolikur. Disini selalu disebutkan Likur yang artinya Lingguh Kursi. Kenapa demikian, karena pada umur 21 keatas sudah seharusnya kita duduk dikursi. Artinya pada umur 21 kita sudah menemukan pekerjaan "menemukan tempat duduk" mendapatkan apa yang kita dambakan dalam bekerja. Tempat duduk adalah tempat kita menemukan kenyamanan dalam hidup, kenyamanan dalam bekerja setelah menuntut ilmu.
Dan penyebutan angka 25 bukan rongpuluh limo, tetapi Selawe yang artinya Seneng-senengnya lanang lan wedok. Suka-sukanya laki dan perempuan, maknanya disini bahwa diharapkan pada umur 25 seorang laki-laki itu sudah mulai bisa berumah tangga.

Angka 30 tetap normal telungpuluh , angka 31 disebut telungpuluh siji dan seterusnya hingga angka 50

Angka 50 limapuluh disebut Seket.

Baca juga :7 Faktor penentu penunjang pertunjukan wayang


Seket adalah kepanjangan dari Seneng Kethonan atau mulai terbiasa memakai penutup kepala, peci dan sejenisnya. Bahwa diusia ini lebih sering ditandai dengan rambut yang memutih dengan umur yang semakin tua maka harus lebih rajin pergi beribadah mendekatkan diri kepada yang Kuasa. Setelah bekerja keras sepanjang waktu pada umur ini bisa lebih menikmati hidup dan lebih rajin mencari kekayaan batin dan akhirat daripada harus mencari kekayaan duniawi.

Angka 60 disebut Sewidak.
Sewidak artinya Uwis Wayahe Tindak, sudah waktunya pergi. Dan bila sudah menginjak usia ini bersiap-siap dengan segala sesuatu untuk menemui sang pencipta. Banyak-banyak beramal, dan berzakat serta mempersiapkan lahir dan batin serta amalan yang bersih untuk menemui sang Khalik.

7 Elemen ini adalah faktor penting dari pertunjukan wayang.

Wayang kulit,Jawa keren

Blencong adalah minyak lampu yang menggunakan minyak kelapa . Karena minyak kelapa lebih awet dan berih juga berbau harum.Blencong digunakan untuk penerangan dan berfungsi untuk menerangi layar.Blencong merupakan cahaya yang sejati yang menerangi seluruh pertunjukan wayang kulit.Cahaya sejati yang menyinari dalang dan kelir. Letaknya didepan layar snarnya ibarat teja lan cahaya. Dalam kaidah jawa blencong sama seperti sinar yang memberikan kehidupan, blenong merupakan alat yang paling tua dari kesemuanya. Sama seperti chaya yang menerangi dunia ini. Tanpa Blencong, pertandingan wayang tidak dapat terlaksana.

 Dalang adalah kunci dari keseluruhan pertunjukan wayang. Dalang adalah sebutan untuk orang yang menjalankan dan memberikan alur cerita dalam pewayangan. Seorang dalang harus memahami keseluruhan bagian dari pertunjukan wayang. Karakter wayang, Alunan tembang dan alur cerita bahkan pola gerakan tokoh wayang. Meskipun demikian idak ada spesifikasi khusus untuk bisa menjadi seorang dalang. Siapa saja bisa membawakan cerita pewayangan. Karena ibarat kehidupan kita adalah dalang dari kehidupan kita masing-masing. Kita harus mengerti pola kehidupan bertetangga. Bisa mengatur anak dan anggota rumah tangga yang lain agar tercipta kehidupan yang selaras.

Wayang adalah sebuah media yang pada umumnya terbuat dari kulit sapi atau kambing, Kulit tidak mudah rusak karena sering kali wayang beradu satu sama lain. Wayang digunakan sebagai media pertunjukan berwujud 2 dimensidan harus ditonton dari arah yang berlawanan fungsinya untuk mendapakan siluet penampakan dari bayangan wayang. Wayang disimbolkan sebagai penampil jiwa, Jiwangga ( jiwa ing angga) artinya jiwa yang bertingkap di raga sedangkan layar merupakan penampil dari guru atau sukma yang sejati.

Gamelan adalah salah satu alat pengiring pementasan.

Baca juga

Ilmu kanuragan asli indonesia yang menciptakan para jawara dan hanya 7 yang tersisa


Niyaga adalah orang yang memainkan gamelan dalam pementasan pertunjukan wayang Beber adalah layar yang digunakan sebagai penangkap bayangan wayang berupa layar putih yang merupakan gambaran dari bumi yang suci. Layar sebagai gambaran bumi menjadi gambaran dari panggung pementasan wayang Waranggana adalah sebutan untuk tim vokalis tembang yang menjadi pengiring pementasan pertunjukan wayang.

 Adhang-adhang tetese embun
 Sopo nandur bakale ngunduh 

Panyumping adalah Asisten dalang, ia bertugas membantu keperluan dalang dalam pertunjukan wayang Kelir adalah gedebok atau batang pisang sebagai tempat menancapkan wayang. Kelir diwakilkan dengan gambaran wujud kita sebagai jasad kita , merupakan tempat bersemayam jiwa dan raga. Manakala jiwa kita sudah meninggalkan raga. Maka raga kita akan bau busuk dan tidak bisa digunakan lagi. Tubuh merupakan tempat jiwa yang hanya sementara sama seperti layaknya Kelir. Lakon adalah jalannya alur ceita atau judul

Kotak/Pethi adalah tempat menyimpan wayang. Tempat menyimpan wayang yang belum dikeluarkan ataupun wayang yang sudah mati.Sama seperti liang kubur. Tempat dimana nantinya jasad dari tubuh kita akan beristirahat. Sabetan adalah pola gerakan wayang yang dijalankan sang dalang

Rahwana bukanlah tokoh jahat yang anda kira bahkan Rama bukanlah sosok seorang kesatria sejati

rahwana

Kerajaan Alengka yang terletak di Srilangka adalah sebuah kerajaan penakluk indra. Dibantu oleh Kumbakarna dan Bhisana, Bangsa Jambudwipa merupakan Kerajaan yang agung. Sebelum akhirnya Rahwana terpesona oleh Shinta yang merupakan titisan dari Vidavati yang sangat cantik.Rahwana bukanlah sesosok Raksasa biasa, bahkan dia menguasai Rawa rontek. Ilmu yang diberikan para dewa lewat pertapaan dan keberkatan yang luar biasa. Dan tentu saja hal ini menggambarkan bahwa pribadi Rahwana itu sungguh luar biasa karena ia adalah juga seorang pertapa dan Kerajaannya dibangun atas kecintaan rakyatnya.

Rahwana juga memiliki seorang adik yang bernama Sarpanaka. Sarpanaka lalu jatuh hati kepada Lesmana. Namun apa yang terjadi, Sarpanaka justu diejek dan diperlakukan secara menyedihkan. Sebagai seorang kakak tentu saja Rahwana tidak akan menerima perlakuan rendah terhadap adiknya.

Ketidaksatriaan sifat Rama ditunjukkan pada saat Rama membunuh Subali pada saat Subali sedang perang tanding melawan adiknya Sugriwa. Sikap Sri Rama bukanlah merupakan sikap seorang ksatria yang membunuh Subali dari belakang. Dan ternyata setelah Subali wafat tahta diserahkan kepada Sugriwa dan hal ini lah yang menyebabkan Rama dibantu oleh pasukan Sugriwa dan bala tentara monyetnya dalam melawan pasukan Alengka.

Sugriwa membalas jasa Rama dengan membantu Rama melawan pasukan Alengka dengan mengutus Hanoman berbekal pasukan wanara yang akhirnya menaklukkan Ayodya.

Jika Rama adalah pangeran yang disegani kenapa dia tidak dibela oleh rakyatnya malahan dibela oleh sekelompok pasukan kera yang notabene bukan pasukannya. Seharusnya seorang Pangeran dengan tujuan menyelamatkan Shinta haruslah dibantu oleh pasukan Ayodya. Hal ini berbanding terbalik dengan apa yang dialami oleh Rahwana. Sebagai seorang raja yang berumur 70tahun, para rakyatnya membelanya mati-matian. Apakah ini bukti bahwa Rahwana adalah seorang raja raksasa yang agung dan dicintai rakyatnya?

Rahwana mati karena penghianatan adik tirinya Bhisana, yang ingin menguasai kerjaan Alengka yang dipimpin oleh kakaknya sendiri. Karena penghianatannya itu Bhisana diusir dari kerajaan. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh kubu ayodya. Setelah Rama mengetahui segala seluk beluk rahasianya maka kerajaan Alengka dan Rahwana pun bisa dikalahkan.

Pada akhirnya dengan kejam Rama mempertanyakan kesucian akan diri Shinta dan berujung maut. Shinta membakar diri untuk membuktikan bahwa dirinya benar-benar masi suci.
 Dan ternyata walaupun tidak terbakar didalam nyala api, Shinta tetap diusir dan dalam kondisi mengandung ia melarikan diri kedalam hutan. hal ini tejadi karena di dalam hati Rama, ia berpikir bahwa seseorang yang tidak mati terbakar api adalah seseorang yang memiliki kesaktian luar biasa. Dan Rama berfikir bahwa Rahwana telah memberikan ilmu itu kepada Shinta karena Shinta telah melayaninya.

Hal ini berbanding terbalik dengan sikap Rahwana yang walaupun telah menculiknya tetapi tetap memperlakukan Shinta sebagai wanita terhormat yang memiliki kodrat yang tinggi.

Baca juga

Punakawan


Ternyata dari sinilah awal aksara hanacaraka bisa melegenda

Asal muasal aksara Hanacaraka


Dahulu kala di sebuah kerajaan Medangkhamulan bertahtalah seorang raja bernama Prabu Dewata cengkar. Prabu Dewata Cengkar adalah seorang raja yang sangat tamak, dan sangat rakus. Dia adalah seorang raja yang gemar sekali memakan daging manusia. Seringkali para rakyatnya dihimbau untuk memberikan upeti berupa daging manusia. Dan semakin lama rakyatnya semakin dilanda  cemas karena sering sekali terjadi penculikan dan pembunuhan demi memuaskan dahaga sang Raja.  Kegemaran sang Raja  pemangsa manusia ini akhirnya tersiar sampai seantero jagat.

Hingga akhirnya berita tentang ketamakan Raja tersebut didengar oleh seorang pengembara bernama Aji saka. Lalu setelah mendengar cerita dari penduduk disekitar kerajaan itu akhirnya Aji Saka bersama kedua pengawal setianya nya menuju kerajaan Medangkamulan untuk menghentikan   Prabu Dewata Cengkar. Tetapi salah satu pengawalnya yang bernama Sembada disuruhnya tinggal untuk menjaga benda pusaka milik Aji Saka. Aji Saka berpesan agar tidak memberikan pusaka itu kepada siapaun kecuali dirinya. Maka setelah itu Aji saka dan salah satu pengawalnya yang bernama Dora pergi menemui Dewata Cengkar.

Kerajaan itu ternyata sangat sepi karena rakyatnya seringkali bersembunyi  takut dijadikan santapan makan oleh sang raja. Setelah sesampainya disana Aji saka lalu menemui sang raja. Tentunya sang Raja sangat gembira karena ada seorang manusia yang dengan sukarela akan menjadi santapannya. Dan seperti yang sebelum-sebelumnya, Sang Raja akan mengabulkan satu permintaan dari calon korban yang akan ia makan.

Aji saka mengatakan bahwa ia ingin tanah seukuran penutup kepalanya sebagai permintaannya yang harus dipenuhi oleh sang Raja, tetapi dengan syarat sang raja sendiri yang harus mengukurnya. Tentu saja sang raja bersedia untuk mengabulkan permintaannya karena ia adalah penguasa kerajaan yang sangat besar dan memiliki tanah yang sangat luas. Lalu akhirnya dibukalah penutup kepala yaitu sorban kepala dari Aji saka Aji saka mulai membuka penutup kepalanya secara perlahan-lahan dan sang Raja memegang ujungnya yang satu lagi. Anehnya sorban itu seperti tidak pernah habis dan sangat panjang, hingga tapa disadari sang Raja, ia sudah sampai di ujung tebing pantai selatan.

Segera setelag sang Raja itu sampai ke ujung tebing, dikibaskannya sorban itu hingga membungkus sang Raja. Dan Aji Saka segera menendangnya, hingga ia jatuh dari tebing pantai selatan. "Karena kau gemar memakan daging manusia berubahlah engkau menjadi seekor buaya". Maka sang Raja yang tamak itu berubah menjadi sesosok buaya putih yang mendiami pantai selatan. Dan semenjak itu Aji Saka menjadi Raja, menggantikan Prabu Dewata Cengkar

Baca juga    Ternyata Rama bukan sosok ksatria yang sempurna

Lalu teringatlah dia dengan Sembada sang pengawalnya, maka diutuslah Dora pengawalnya pengikutnya untuk mengambil pusaka yang dijaga oleh Sembada. Lalu hal yang tidak disangka terjadi. Sembada tidak mengijinkan Dora untuk menjemput pusaka milik Aji saka karena itu adalah milik Aji Saka, tetapi dilain pihak Dora diutus oleh Aji Saka untuk mengambil pusaka yang dijaga oleh Sembada. Hingga akhirnya pertempuran pun terjadi dan keduanya meninggal dunia. Aji Saka tidak menyadari hal ini dan segera teringat akan perintahnya kepada Sembada untuk menjaga pusaka itu. Namun semuanya sudah terlambat.Karena kedua pengawalnya yang sangat setia itu meninggal demi menjalankan tugas masing-masing.

Untuk mengenang pengawalnya yang sangat setia tersebut maka Aji Saka menuliskan aksara Hanacaraka

Ha Na Ca Ra Ka(ono utusan) ada utusan
Da Ta Sa Wa La (padha kekerangan) saling berkelahi
Pa Da Ja Ya Nya (padha digdayanya) sama saktinya
Ma Ga Bha Tha Nga (pada nyunggi bathange) saling berpangku saat meninggal.



Ilmu kanuragan asli Indonesia yang menciptakan para jawara dan hanya 7 yang tersisa

1. Leak bali


Ilmu leak di bali merupakan ilmu kerohanian yang sangat kuno yang pada awalnya digunakan untuk mencari pencerahan dengan mendekatkan diri kepada sang khalik. Namun banyak sekali ilmu putih yang disalah gunakan oleh sang pemiliknya sehingga ilmu leak tersebut dirasuki oleh siluman jahat. Penguasaan terendah dari ilmu ini adalah sang empunya ilmu bisa berubah wujud menjadi sosok binatang yang sangat mengerikan.
Lelakut berubah seperti sebuah kadal besar berbadan hitam berkepala manusia berwajah besar dan sangat menyeramkan. Rambutnya panjang terurai dengan mata bulat berwarna merah. Giginya panjang menjuntai dengan ekor berwarna seperti ular.
Berubah menjadi Bebae sejenis kambing berwarna putih mulus telinga panjang menjulur menjuntai sampai ketanah dan masih banyak lagi.

2.Ilmu Bandung bondowoso 


Bandung bondowoso dikenal karena kisah loro jonggrang, dikisahkan bahwa Bandung Bondowoso mampu memerintahkan jin untuk membangun candi Prambanan dalam satu malam.

Ilmu milik bandung bondowoso ini dipercaya dapat mengangkat benda-benda yang sangat berat tanpa menggunakan bantuan alat lain. Dipercaya juga bisa memantulkan benda-benda tajam sebelum menyentuh sang empunya ilmu. Yang juga dikenal karena memiliki ilmu yang mematikan ini adalah   Bima

3. Pancasona


Ilmu kesaktian yang dipercaya dapat memberikan keabadian. Dipercaya bisa memberikan kemampuan untuk melindungi sang pemilik dari senjata tajam, ledakan percikan api bahkan kebal senjata api. Pancasona merupakan salah satu ilmu hitam. Pada jaman dahulu ilmu ini banyak diamalkan untuk melindungi diri dari serangan senjata penjajah. Bahkan sang pemilik ilmu ini akan hidup kembali jika kepalanya menyentuh tanah hingga diblitar ada makam gantung dari sang pemilik ilmu pancasona yang meninggal pada tahun 1905.

 Ada juga yang mengatakan tubuh sang pemilik harus dipisahkan oleh aliran sungai agar ilmunya bisa pudar. Namun tidak sembarang orang bisa mempelajari ilmu ini.

Bahkan ada anjuran untuk dilarang menikah bila ingin memiliki ilmu ini. Hingga saat ini ilmu kebal ini masih banyak digunakan orang untuk membentengi dirinya untuk melakukan kejahatan. Seseorang yang sanga terkenal yang memiliki ilmu ini adalah eyang joyodigo. Eyang Joyodigo adalah salah satu pemilik ajian pancasona yang terkenal karena makamnya dalam posisi menggantung, makam ini terletak tidak jauh dari makam bung karno, sehingga tidak sedikit peziarah yang pergi kemakam gantung yang berlokasi di Blitar ini.

4. Brajamusti


Ada sumber yang menyebutkan bahwa pemilik dari ajian ini adalah Gatotkaca sang empunya otot kawal tulang besi. Orang yang memiliki ajian ini dipercaya dapat memperoleh ilmu kekebalan yang luar biasa.

Selain ilmu kebal juga ternyata pemilik ajian sakti ini dapat memiliki pukulan tinju dan tendangan yang sangat mematikan. Bahkan katanya orang tersebut bisa kehilangan nyawanya atau bisa sangat menderita didalam hidupnya maupun kelumpuhan .

Baca juga

7 Faktor penting dalam pertunjukan wayang yang mungkin anda belum tahu

5. Lebur Sakethi


Dikenal karena ilmu ini merupakan sebuah ilmu yang mampu membunuh dan meleburkan jin serta setan jahat yang menaunginya. Selain itu ajian ini dikenal bisa menyembuhkan penyakit akibat tenung, guna-guna, santet dan semacamnya.

Orang yang memiliki ajian Lebur sakethi sangat ditakuti oleh jin-jin dan mahluk halus. Karena sang empunya ilmu dapat dengan mudah meleburkan mahluk halus dengan ajiannya tersebut.


6. Saifi angin


Sesuai dengan namanya pemilik ajian ini dapat bergerak secepat angin. Bahkan bisa menuju tempat lain dalam hidungan detik.

Ada yang mengatakan bahwa pemilik ajian ini bisa membuat pemiliknya terbang kemana saja dan berpindah dalam sekejap mata. Konon ajian ini dimiliki oleh para wali agar dapat berpindah sewaktu-waktu untuk melakukan syiar agama. Namun pada masa kini ilmu ini sangat langka dan sangat susah untuk didapatkan.

7. Rajah Kalacakra


Ilmu ini dipercaya merupakan ilmu pamungkas yang dapat mengalahkan lawan-lawan yang sakti. Baik golongan manusia mauoun mahluk halus seperti bangsa jin dan siluman. Kaberadaan ilmu ini bisa dilihat oleh mata batin karena Rajah Kalacakra ini berpedar atau bersinar didada sang pemilik ajian.

Pemilik Rajah Kalacakra dipercaya memiliki hidup yang nyaman karena ilmu Rajah Kalacakra ini bersifat positif sehingga sang empunya ajian ini jalannya lurus sesuai keberkatan Tuhan